Entri Populer

Kamis, 21 Maret 2013

Syarat dan Tata Cara Perpindahan Notaris

Notaris dapat mengajukan permohonan pindah tempat kedudukan setelah 3 (tiga) tahun berturut-turut melaksanakan jabatannya, tidak termasuk cuti yang telah dijalankan oleh notaris. Permohonan dimaksud diajukan dengan melampirkan dokumen sebagai berikut :

1.     Fotokopi surat keputusan pengangkatan sebagai notaris yang disahkan oleh notaris;
2.     Fotokopi berita acara sumpah/ janji jabatan notaris yang telah dilegalisir;
3.  Asli surat keterangan dari Majelis Pengawas Daerah, Majelis Pengawas Wilayah, dan Majelis Pengawas Pusat tentang konduite Notaris;
4.     Asli surat keterangan dari Majelis Pengawas Daerah tentang jumlah akta yang dibuat notaris;
5.  Asli surat keterangan dari Majelis Pengawas Notaris tentang cuti Notaris, dengan melampirkan fotokopi sertifikat cuti yang di sahkan oleh notaris;
6.   Asli surat rekomendasi dari Pengurus Daerah, Pengurus Wilayah, dan Pengurus Pusat Organisasi Notaris;
7.  Asli surat keterangan dari Majelis Pengawas Daerah yang menyatakan bahwa Notaris yang bersangkutan telah menyelesaikan seluruh kewajibannya sebagai Notaris sebagaimana diatur dalam UUJN;
8.  Asli surat penunjukan dari Majelis Pengawas Daerah kepada Notaris yang akan menampung protokol dari Notaris yang akan pindah;
9.     Asli daftar riwayat hidup yang dibuat oleh pemohon dengan menggunakan formulir yang disediakan oleh Departemen Hukum dan HAM RI;
10.  Pas foto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 4 lembar;
11.  Alamat surat menyurat, nomor telepon/seluler/fax/email
12.  Prangko pos yang nilainnya sesuai dengan biaya prangko pos pengirim.

Permohonan untuk pindah diajukan oleh notaris secara tertulis kepada Menteri Cq. Direktur Jenderal.

Permohonan sebagaimana dimaksud dapat disrahkan langsung atau dikirim melalui pos/jasa kurir kepada Menteri Cq. Direktur Jenderal Adminstrasi Hukum Umum Departemen Hukum dan HAM RI.

Dalam hal permohonan pindah telah memenuhi persyaratan sebagai mana dimaksud diatas dan tersedia formasi, maka permohonan diproses dan Surat Keputusan pindah diterbitkan dalam jangka waktu paling lama 90 hari sejak berkas permohonan diterima secara lengkap.

Pengambilan surat keputusan pindah dapat dilakukan pemohon dengan menyerahkan bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengambilan surat keputusan pindah dilakukan dalam waktu paling lama 30 hari terhitung sejak surat pemberitahuan secara resmi melalui surat tercatat dikirimkan melalui pos.

Sumber :
Peratuan Menteri Hukum dan HAM RI No. M.01.HT.03.01 Tahun 2006 tentang Syarat dan Tata Cara Pengangkatan, Perpindahan, dan Pemberhentian Notaris

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar