Entri Populer

Rabu, 20 Maret 2013

Syarat dan Tata Cara Pengangkatan Notaris


Syarat untuk dapat diangkat menjadi Notaris adalah :
  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Bertakwa kepada Tuhan YME;
  3. Setia kepada Pancasila dan Undang-undang Dasar RI tahun 1945;
  4. Sehat jasmani yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter rumah sakit pemerintah/swasta; 
  5. Sehat rohani/jiwa yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari pskiater rumah sakit pemerintah/swasta;
  6. Berijazah sarjana hukum dan lulusan jenjang strata dua kenotariatan atau berijazah sarjana hukum dan lulus pendidikan spesialis notariat yang belum diangkat sebagai notaris pada saat UU jabatan Notaris mulai berlaku;
  7. Berumur paling rendah 27 (dua puluh tujuh) tahun;
  8. Telah mengikuti pelatihan teknis calon nataris yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI bekerja sama dengan pihak lain;
  9. Telah menjalani magang atau telah nyata-nyata bekerja sebagai karyawan notaris dalam waktu 12 (dua belas) bulan berturut-turut pada kantor notaris yang dipilih atas prakarsa sendiri atau yang ditunjuk atas rekomendasi organisasi notaris setelah lulus pendidikan sebagaimana dimaksud dalam angka (6);
  10. Tidak pernah terlibat dalam tindak kriminal yang dinyatakan dengan surat keterangan dari Kepolisian Negara RI;
  11. Mengajukan permohonan pengangkatan menjadi notaris secara tertulis kepada Menteri;
  12. Tidak berstatus sebagai Pegawai Negeri, Pejabat Negara, Advokat, Pemimpin atau Pegawai BUMN/BUMD Badan usaha Milik Swasta atau sedang memangku jabatan lain yang oleh peraturan perundang-undangandilarang untuk dirangkap dengan jabatan notaris.
Permohonan Pengangkatan sebagaimana dimaksud diatas diajukan dengan melampirkan dokumen sebagai berikut :
  1. Fotokopi KTP yang disahkan oleh Instansi yang mengeluarkan atau oleh Notaris;
  2. Fotokopi buku nikah akta perkawinan yang disahkan oleh instansi yang mengeluarkan atau oleh notaris (bagi yang sudah menikah);
  3. Fotokopi ijazah pendidikan sarjana hukum dan magister kenotariatan atau fotokopi ijazah sarjana hukum dan pendidikan spesialis notariat yang disahkan oleh perguruan tinggii yang mengeluarkan;
  4. Fotokopi sertifikat pelatihan teknis calon nataris yang disahkan oleh Direktur Perdata Direktorat Jenderal Administrasi  Hukum Umum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI;
  5. Fotokopi akta kelahiran surat kenal lahir yang disahkan oleh Instansi yang mengeluarkan atau oleh Notaris;
  6. Fotokopi sertifikat kode etik yang diselenggarakan oleh organisasi notaris yang disahkan oleh  Notaris;
  7. Fotokopi surat keterangan telah magang atau telah nyata-nyata bekerja di kantor notaris selama 12 (dua belas) bulan berturut turut setelah selesai pendidikan magister kenotariatan atau spesialis notaris;
  8. Asli surat keterangan catatan kepolisian setempat;
  9. Asli surat keterangan sAsli surat pernyataan bermaterai cukup yang menyatakan bahwa pemohon ehat jasmani  dari dokter rumah sakit pemerintah/swasta;
  10. Asli surat keterangan sehat rohani  dari psikiater rumah sakit pemerintah/swasta;
  11. Asli surat pernyataan bermaterai cukup yang menyatakan bahwa pemohon tidak berstatus sebagai Pegawai Negeri, Pejabat Negara, Advokat, Pemimpin atau Pegawai BUMN/BUMD Badan usaha Milik Swasta atau sedang memangku jabatan lain yang oleh peraturan perundang-undangandilarang untuk dirangkap dengan jabatan notaris;
  12. Asli surat pernyataan bermaterai cukup yang menyatakan bahwa pemohon bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Republik Indonesia;
  13. Asli surat pernyataan bermaterai cukup yang menyatakan bahwa pemohon bersedia menjadi pemegang protokol notaris lain;
  14. Pas foto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 4 lembar;
  15. Asli daftar riwayat hidup yang dibuat oleh pemohon dengan menggunakan formulir yang disediakan oleh Departemen Hukum dan HAM RI;
  16. Alamat surat menyurat, nomor telepon/seluler/fax/email;
  17. Prangko pos yang nilainya sesuai dengan biaya prangko pos pengirim.
Tata Cara Pengangkatan Notaris

Permohonan untuk diangkat menjadi notaris diajukan oleh calon notaris secara tertulis kepada Menteri Cq. Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum.

Permohonan sebagaimana dimaksud diatas dibuat dalam satu rangkap dan diserahkan langsung oleh pemohon atau dikirim melalui pos/jas kurir kepada Menteri Cq. Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI.   

Sumber :
Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. M.01.HT.03.01 Tahun 2006 tanggal 5 Desember 2006, tentang Syarat dan Tata Cara Pengangkatan, Perpindahan dan Pemberhentian Notaris. 

1 komentar: